Sabtu, 14 Agustus 2010

Ingin Anak Laki apa Perempuan ??

Ada banyak pasangan yang menginginkan anak pertamanya laki-laki
ada juga yang menginginkan perempuan, ada juga yang lpasrah
laki-laki atau perempuan sama saja, kita hanya berusaha tapi
semuanya Tuhan yang menentukan.

Menurut penelitian ilmiah oleh ahli-ahli genetika, kondisi asam
dan basa di mulut rahim mempengaruhi apakah cenderung anak
laki-laki atau perempuan, tidak ada salahnya kita berusaha bukan?

ANAK LAKI-LAKI
1. Posisi melakukan hubungan intim , posisi tubuh harus diatur
sedemikian rupa agar sperma suami bisa mencapai sedekat mungkin
dengan mulut rahim yang terbuka. Untuk itu diperlukan penetrasi
penis yang cukup dalam. Dengan posisi tubuh miring diharapkan
mempermudah apa yang diharapkan.

2. Suatu penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi jumlah sel
sperma yg membuahi sel telur, maka kemungkinan memperoleh untuk
memperoleh anak laki-laki juga semakin meningkat, salah satu cara
adalah melakukan "puasa" dan melaksanakan saat ovulasi terjadi,
dengan cara mengukur suhu tubuh istri, memperhatikan lendir
cervix, atau melalui perhitungan 14 plus minus satu hari dari
menstruasi berikutnya.

3. Lingkungan yang hangat akan membunuh sel sperma, hindari
pakaian dalam yang terlalu ketat, hindari mandi sauna sebelum
bersetubuh.

4. Suasana mulut rahim yang basa adalah lingkungan yang paling
sesuai, saat wanita orgasme lingkungan basa ini otomatis terjadi.

5. Minum 1-2 cangkir kopi sebelum melakukan persetubuhan
disinyalir bisa membuat sel sperma lebih garang dlm membuahi
sel telur.


ANAK PEREMPUAN
1. Diperlukan lingkungan yang asam untuk proses ini, sehingga
penetrasi penis tidak boleh terlalu dalam sebab lendir cervix
bersifat lebih basa.

2. Hubungan dilakukan kira 3 hari sebelum ovulasi terjadi.
Hal ini bertujuan agar seluruh sperma Y mati, sedangkan sperma X
hidup dan membuahi sel telur.

3. Diet tinggi kalsium dan magnesium juga dapat memperbesar
kemungkinan tumbuhnya janin perempuan dalam rahim.

Cara lain secara medis adalah microsorting yaitu mensortir
sperma X dan Y yang dikehendaki, cara yang lain lagi adalah
dengan skrining embrio.

Di bawah ini ada beberapa faktor yang dapat menentukan jenis
kelamin pada calon buah hati Anda, diantaranya:

1. Faktor makanan
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Suami harus makan makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral
kalsium dan magnesium, sedangkan istri banyak makan makanan yang
mengandung asam, mineral kalium dan natrium.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Suami harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung
asam, mineral, dan magnesium. Sedangkan istri harus banyak
mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral
kalsium dan magnesium (lihat jenis makanan diatas).


2. Faktor waktu (kapan berhubungan)
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Lakukan coitus (persetubuhan/senggama) 2-3 hari sebelum ovulasi
(masa subur). Dengan demikian, hanya kromosom X yang lebih bertahan
lama sampai menunggu sel telur terlepas dari ovarium. Ovulasi
adalah saat terlepasnya sel telur dari indung telur dalam rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Waktu berhubungan dilakukan sedekat mungkin dengan ovulasi,
sebaiknya tepat pada ovulasi, berkisar antara 12 jam sebelumnya.

Bagaimana mengetahui periode masa haid? Pada saat temperatur atau
suhu tubuh meningkat. Anda bisa menggunakan alat pengukur suhu
tubuh dan mencatatnya sebagai record dan alatnya dapat dibeli di
apotek-apotek.


3. Faktor penetrasi
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Suami harus menghindari penetrasi terlalu dalam pada saat
berhubungan. Sehingga diharapkan sel sperma kromosom X saja yang
berkesempatan tetap hidup dan terus berenang menuju sel telur.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Suami disarankan untuk melakukan penetrasi yang dalam pada saat
berhubungan, sehingga sebagian besar dari sperma Y langsung masuk
ke rahim.


4. Faktor Orgasme
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Usahakan istri tidak mencapai orgasme selama berhubungan. Secresi
cairan yang keluar dari kemaluan wanita akan menjadi alkaline
(basa) jika terangsang, hal ini akan mendorong aktifitas spematozoa
Y.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Upayakan istri dapat orgasme lebih awal dari suami atau bersamaan.


5. Faktor persiapan istri
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Sebelum coitus, basuh vagina dengan 2 sendok makan larutan white
vinegar/cuka yang sudah dicampur dalam 1 liter air bersih. Hal ini
dilakukan agar kondisinya menjadi asam sehingga aktifitas
spermatozoon Y menurun.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Cuci vagina dengan larutan dari dua sendok soda kue yang sudah
dicampur dalam satu liter air bersih, sehingga suasana menjadi basa.


6. Faktor posisi
* Jika menginginkan seorang bayi perempuan
Disarankan posisi waktu berhubungan adalah yang klasik/berhadapan
yaitu, posisi istri di atas suami sehingga sperma tertampung di
sekitar mulut rahim.

* Jika menginginkan bayi laki-laki
Posisi suami pada waktu berhubungan berada di atas istri. Hal ini
mengikuti sifat dari spermatozoon Y akan cepat menuju sasaran (sel
telur).

Semoga berhasil dan tetap rajin berdoa, beramal & bersyukur, karena
tidak ada yang terjadi tanpa kehendakNYA...

0 komentar:

Poskan Komentar