Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Agustus 2010

Tetap Fit Saat Puasa

Solusi Pria - Sekarang kita berada di bulan Ramadhan yang artinya bagi umat Muslim adalah waktunya menjalankan ibadah Puasa. Kalo mungkin tahun-tahun sebelumnya Puasa membuat anda loyo, dan membuat segala aktivitas menurun, dengan membaca artikel diharapkan tahun ini tidak lagi.
Banyak referensi yang mengatakan bahwa puasa itu merupakan suatu proses detoksifikasi alami bagi organ tubuh yang memang sangat dibutuhkan tubuh. Dr. Grace Judio-Khal, Msc. MH, CHt. berpendapat bahwa puasa mendatangkan manfaat seperti :
  1. Mengatur Kadar Gula Darah.
  2. Mengistirahatkan Saluran Pencernaan.
  3. Memberikan kesempatan Oragan tubuh seperti Hati, Pankreas, dan Kelenjar-kelanjar yang memproduksi enzim cerna.
Pendapat ini sejalan dengan pendapat dari Dr. Endang Peddyawati, MS, SpGK., dokter spesialis gizi. Menurutnya "Puasa selama bulan Ramadhan bila dijalanin dengan benar akan menunjukan adanaya penurunan kadar lemak bagi Anda yang memiliki kadar lemak tinggi"
menurutnya lagi " bagi Anda yang makannya sedikit dan tidak teratur, Puasa bisa menaikan berat badan karna selama berpuasa pola makan akan teratur dengan asupan yang lebih banyak dari yang dibutuhkan"

Untuk tetap bisa Fit selama berpuasa ada beberapa trik yang bisa Anda jalani, seperti :

ADAPTASI AWAL
  • Niat. Kuat tidaknya niat sangat berpengaruh. Kuatkan Niat Anda.
  • Adaptasi sebelumnya. Beberpa hari sebelum mulai puasa, tubuh sudah dilatih.
  • Porsi makan. Mengatur porsi makan, jangan berlebih dan membiasakan diri makan dengan perlahan tidak buru-buru.
  • Minum. Biasakan minum air putih saat sahur setidaknya 2 gelas.
  • Aktivitas. Kurangi aktifitas fisik saat awal puas, tapi ingat dikurangi, bukan dihentikan, karna aktifitas fisik dapat membantu tubuh jadi segar.
SAHUR BERKUALITAS 
Makanan yang Anda konsumsi saat sahur sebaiknya :
  • Makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi. Mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, serat dan cairan.
  • Utamakan Karbohidrat kompleks. Agar tidak cepat lapar.
  • Makanan bervariasi tiap hari. Agar kebutuhan nutrisi tercukupi.  
  • Makanan yang banyak mengandung serat.  
  • Makanan yang mudah di cerna.  
  • Kurangi makanan Pedas dan Asam.  
  • Perbanyak konsumsi Air Putih dan Sayur berkuah.
BUKA YANG SEHAT
Saat berbuka jangan dijadikan ajang balas dendam, makan sepuasnya dan minum sabanyaknya. Saat berbuka puasa Anda harus makan asupan yang bisa meningkatkan gula darah dan kadar air dalam tubuh. Makan saat berbuka harus bertahap, makan secara perlahan, masukan dulu satu porsi dan kemudian tunggu beberapa saat sambil memperhatikan respon dari tubuh. Tubuh akan memberikan sinyal apa bila ada yang kurang atau sudah cukup. Mengkonsumi asupan yang manis di waktu awal bisa mengerem banyaknya makanan yang masuk berikutnya.
(sumber:men's health)

Sabtu, 14 Agustus 2010

PREMAN INSAF

BANTING SETIR - Darwanto dikenal dengan sebutan Paegox kini banyak mengadakan kegiatan sosial untuk mengisi bulan Ramadan. Foto: Surya/Achmad Amru Muiz


Keinginan kuat untuk menjadi raja preman membawa Darwanto alias Paegox, 30, mengembara ke Banyuwangi hingga Banten guna menimba ilmu kanuragan atau kesaktian. Tujuannya, agar saat berkelahi atau berurusan dengan aparat, tak mudah ditaklukkan. Namun, setelah malang melintang sebagai `lurahnya` preman Kota Blitar, Paegox justru mengalami pergulatan batin.
Achmad Amru Muiz
Blitar

Untuk pengembaraannya guna mendapatkan ilmu kanuragan, Paegox mengaku sempat menjual dua ekor sapi milik orangtuanya. Segala persyaratan yang diminta orang pintar yang jadi guru kanuragan-nya seperti berpuasa, tirakat dan lain-lain juga dengan disiplin dia lakukan. Malahan, sebut Paegox, di antara syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk dapat ilmu kanuragan itu mengandung risiko berat.
Akhirnya, Paegox yang kelahiran Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar itu memang mendapatkan `kesaktian` yang dicita-citakannya.
“Setiap ada tawuran atau beraksi sebagai preman, saya selalu menang kalau ada pertarungan fisiknya,” tutur Paegox.
Namun, ilmu Paegox rupanya belum bisa menghindarkan dirinya dari penangkapan aparat kepolisian. Berulangkali dia ditangkap dan ditahan di kantor polisi terkait aksi premanisme. Aparat pun jadi hapal kalau ada kerusuhan, mabuk-mabukan dan ulah-ulah premanisme lainnya di Blitar, hampir bisa dipastikan ada Paegox di sana.
Anehnya, meski bolak-balik berurusan dengan polisi dan ditahan, Paegox tidak sampai dijebloskan ke penjara. Kenyataan ini makin meningkatkan pamor Paegox di mata para preman lainnya sehingga dia dijuluki sebagai `lurahnya` preman Blitar.
Namun, di tengah pamornya yang menanjak sebagai sesepuh preman, Paegox justru mulai mengalami konflik batin. Dia merasa ada yang kosong dalam jiwanya, dan juga mulai menyadari ketidakjelasan tujuan hidupnya setelah banyak menghabiskan waktunya untuk mabuk-mabukan, tawuran dan aksi-aksi premanisme.
Pergolakan itu ia rasakan makin kuat setelah Paegox menaksir seorang perempuan, yang kemudian jadi istrinya, yakni Nova Ike. “Apa jadinya, kalau saya ingin menikah tapi kelakuan saya masih seperti ini,” Paegox merenung kala itu.
Tidak ada peristiwa khusus yang membuatnya punya keinginan kuat untuk banting setir guna menjalani gaya hidup yang berbeda. Paegox hanya merasa, tampaknya dirinya sudah mencapai titik puncak dalam kenakalan, dan ternyata tak ada apapun yang bermakna yang ia dapatkan.
Ilmu-ilmu kanuragan yang dimilikinya, ia rasakan malah menjauhkannya dari Tuhan
Akhirnya, pada tahun 2005, Paegox berhasil memperistri Nova dan di tahun yang sama lahirlah anak pertama mereka, yaitu Ariel Elga Pandega Lestama.
“Sejak adanya Ariel, niat saya makin besar untuk hidup lebih baik,” kata Paegox.
Namun, godaan-godaan tidaklah kecil. Rekan-rekannya sesama preman masih terus mengajaknya kembali ke dunia hitam. Bahkan ada yang mencibirnya. Meskipun kadangkala Paegox terpancing emosinya dan secara fisik ingin meladeni cibiran-cibiran terhadapnya, ia berusaha sabar. Ia tahu jika emosional, justru pada dasarnya ia kembali lagi ke dunia lama.
Paegox yang awalnya gemar tirakat untuk kanuragan, pun kembali melakukan tirakat namun untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Ia lantas mendirikan kelompok kecil guna belajar agama dan mengaji Alquran.
“Saya ajak teman-teman yang nakal itu untuk gabung. Tapi, itu tidaklah gampang dan butuh waktu. Namun saya melakukan pendekatan merangkul, bukan memusuhi. Jadi, biarpun mereka masih nakal, saya persilakan untuk gabung,” kata Paegox.
Paegox juga mulai mendekati lokalisasi-lokalisasi prostitusi. Kini anggota kelompok pengajiannya sudah mencapai 50-an orang dengan kegiatan rutin yang sudah terjadwal, apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang.
“Selain mengaji dan salat tarawih bersama, di bulan Ramadan yang rutin kami lakukan adalah ceramah agama dengan mengundang sejumlah kyai lokal,” kata Paegox.
Paegox kini juga terlibat di Komisi Penanganan Wanita Tuna Susila dan Pria Tuna Susila Kabupaten Blitar, yang bergerak di bidang penyadaran dan pemberdayaan dengan sasaran para pekerja seks komersial (PSK). Beberapa PSK telah berhasil diinsyafkan sekaligus diberi pembekalan untuk hidup dengan lebih baik.
Sampai sekarang pun, nama Paegox di kalangan preman Blitar masih dikenal. Namun, citranya sudah berbeda dengan dulu.
“Oh, dia itu preman yang sudah insyaf,” kata Hendi, rekan lama Paegox.
di ambil dari Harian Surya